Senin, 18 Desember 2011

Malam itu...
Kudengar suaramu diujung sana
Meredup menjauh dariku
Suaramu meresak sesak
Diam tak berkata

Bagai kan petir disiang hari
Saat ku dengar kau ucap kata ingin berpisah
Kau pergi dan tak akan datang lagi
Tuk hidup bersama ku lagi....

ku coba tuk rela melepas kepergianmu
kepergiaanmu untuk selamanya
menemukan kehidupan dan kebahagiaan yang baru

” SELAMAT JALAN ”
Sebuah kata  yang kucoba ucapkan untuk mu
walau diiringi perih hati ini...



Dia Diantara Kita

Mengapa masih ada dia diantara kita
Sedang kau tau dia pernah membuat luka
Bukan ku membencinya
Tapi ku tak suka dia berada diantara kita

Kalau dia masih ada dianganmu
Biarkan aku tuk menjauh
Ku tak ingin kembali seperti dulu
Karena semua masih ada dipikiranku

Dan...
Kalau kau memang menganggap diriku
Adalah bagian darimu
Tolong hargai perasaan ku...


Bocah Penjual Koran dan Orang orang Berdasi

Buat penjual koran yang ku lihat kemarin


Siang itu kulihat seorang bocah
Pakaian lusuh dan bermandi peluh
Tak perduli badan hangus dibakar matahari
Tak perduli hitam asap yang keluar 
dari mobil orang orang berdasi

Tertatih langkah mengejar sang pembeli
Demi rupiah yang kau kumpulkan 
Untuk sang bunda yang menanti

Tapi....
Hari ini tak kulihat kau disini
Langkah hati ingin mencari
Hai bocah dimana gerangan diri??

Ya tuhan...
Ternyata dia telah pergi
Pergi menghadap sang illahi robbi
Karena perbuatan orang orang berdasi 
Yang tak mengenal belas kasihani....




Kesendirianku.....

by : shifha in the lonely room


Tak pernah kusadari 
Ku sendiri disini
Tak ada yang menemani ku
Tak ada yang berikan keceriaan

Ku tak dapat mengeluarkan isi hatiku
Semua ini hanya bisa terpendam di lubuk hati yang paling dalam
Hanya gelap malam yang menemaniku
Dan tetesan air langit yang menghampiriku

Tertutup rapat rasanya jiwa ini
Sehingga aku tak sanggup
Mengungkapkan kepada siapapun
Sekalipun hanya rumput yang bergoyang

Apakah aku akan selalu sendiri??
Dan melakukannya semua dengan sendiri??
Hanya hembusan angin yang setia menemani kesendirianku

Kutunggu waktu menjawab 
Semua permainan ini
Hingga kutemukan 
Sampai dimana titik kesendirianku....

 

ayah

Dulu...
Kita bercerita bersama dendangan rumput yang tengah bersuka ria
Juga siulan burung pipit diantara pematang durja

Kita berlomba mengucap harapan
Bersuka cita, bergaduh gaduh sendiri
Untuk memcoba membahagiakan diri

Kita berlari diantara detik detik waktu
Sambil memikul derita dan cambuk sekutu
Juga merangkai kata dalam lelah dan ragu

Kini...
Kau pergi dan tak mungkin kembali
Hanya tinggalkan kisah dan tetesan airmata yang menghujani diri
Siapa tak kuasa...
Ditinggalkan dirimu dengan rasa kecewa...

Ayah..........

PUISI BUAT KEKASIHKU

SAYANG…
APAKAH KAU LIHAT MENTARI DIATAS SANA
KARENA SAAT INI KU SEDANG MENATAPNYA

DAN…
APAKAH KAU DENGAR NYANYIAN BURUNG NAN MERDU
ITU ADALAH LAGU YANG KUNYANYIKAN UNTUKMU

SAYANG…
LIHATLAH AWAN YANG BERARAK DILANGIT BIRU ITU
MEREKA BERJALAN MENUJU HATIMU
KARENA TELAH KUTITIP SEBUAH KERINDUAN
YANG KUINGIN MEREKA BAWA KEHATIMU

SAYANG
SENGAJA KUTULIS SEBAIT PUISI INI UNTUKMU
SEBAGAI CURAHAN RASA SAYANGKU UNTUKMU
DENGAN DIIRINGI UCAPAN
HAPPY BIRTHDAY SAYANG…








Selamat Ulang Tahun

Mungkin bait ini bukan bait yang terindah untukmu
Mungkin kalimat ini tak seromantis yang kamu mau
Mungkin kata kata ini hanya kata kata biasa yang keluar dari bibirku

Tapi ini adalah perwakilan dari palung hatiku terdalam

Goresan tinta berdasarkan cinta
Sebaris kata bertahtakan rindu

Pada hari spesial yang mengiringmu
Ijinkan aku mengucap "SELAMAT ULANG TAHUN,,,,ABANGKU"



for : my special one "happy birthday"...

Kumbang dan Bunga

Wahai kau kumbang nan indah
Yang menari nari diatas bunga yang sedang mekar
Kau hisap madu manisnya
Kau cium habis aroma wanginya

Wahai kau bunga yang indah 
Begitu cantik pesona anggunmu
Mengundang kumbang tuk datang padamu

Tapi ... kau jahat kumbang
Setelah kau hisap madu manisnya si bunga
Kau tinggalkan bunga merana seorang diri
Merintih perih menyayat hati

Owh bunga...
Dimana keindahanmu yang dulu lagi???
Dimana madu manismu kini ???
Dimana lagi kan kucium wangi aroma mu lagi ???

Semua hilang bersama perginya sang kumbang.........................




Untuk dirimu........

Kemana akan kubawa cerita ini???
Dan kemana akan kutumpahkan lara hati ini??

Aku yang merindu tapi tak pernah kau tau
Aku yang menanti tapi tak pernah kau mengerti

Begitu banyak kata yang ingin ku ucap 
Tapi tak satupun yang mau kau dengar

Apakah angin telah membuatmu jauh??
Apakah gumpalan es telah membuat beku hatimu???
Atau dirimu telah berubah bagai karang dilaut??

Haruskan aku berlari menjauh darimu??

Jangan lukai hati dan perasaan tulus ini
Kuhanya sekuntum melati yang lemah dan tak berdaya
Yang mengharap secercah cahaya kebahagiaan darimu

Jangan biarkan airmata ini mengering...
Karena menangisi kepedihan luka yang kau tancapkan lewat kata katamu












Jakarta, 25 April 2011
I hope u will know

Keangkuhan mu.....

hmm,,   aku hanya bisa menghela nafas
dan hanya bisa terdiam disini
melihat aneka bentuk hati
entah mengapa mulutku diam tak berbunyi
melihat sekelilingku yang sepi
begitu angkuhnya sikapmu
mendiamkan rupa hatiku yang mulai membiru
tak taukah hatiku berjelaga karenamu?
jangan kau diam seperti itu
karena hatiku tak beraneka dan hanya satu
yang berisi harapan bersama hatimu
karena itu yang kumau


Malam ku




Dewi malam...
Aku yang merindu rembulan

Aku bagai angin yang tak berwujud
Aku bagai angin yang tak terlihat olehnya

Perdulikah dia padaku???
Seseorang yang kudamba dan kunanti 

Bagai bintang yang berpijar dimalam hari
Dan pergi ketika pagi menjelang

Semilirku menemani malammu
Berharap tak terusik oleh pagi
Yang setia terus berharap

Jakarta,16 April 2011

kepada kakanda



kakanda tersayang...
dimana gerangan??
begitu cepat kau menghilang...
untuk mencari hening sunyi sang malam
masihkah bermakna cinta adinda??
cinta yang menyala bagai sinar sang surya
setianya bagai nafas dewi shinta
jangan ragukan cinta adinda..
sinarnya kan menaungi keindahan
bergejolak didalam kesetiaan

The Amazing Face..



Yesterday...
i looked the amazing face
at here..at here...
i was still remember that
he was wear white shirt
with......a big smile in his face


today 
i look him again
the amazing face
and try to find his name of the amazing face
i get it...
i get it...
but,,,i still want to call him 
THE AMAZING FACE...



Di Tepi Rinduku....

by Shienoda Syifha on Saturday, April 9, 2011 at 05:36 am


Diam disini bermain dengan bayanganmu..
Mendekam dalam khayalku yang seakan tak mau berlalu...
Mengapa wajahmu selalu beriring di tepi rinduku??

Bersama syair tulisan rinduku ini yang melukis kata untukmu..
Bernyanyi lirih yang mengantar senja ini
Ku memeluk hening bayanganmu..
Doa rinduku untuk dirimu



Would You???

by Shienoda Syifha on Saturday, April 9, 2011 at 05:18 am

Although my heart was broken
Although it so hard for me
Although I must lay down on my bed everytime
But I know that love won't never end

Whenever I need you more
Would you be by my side???
And..whenever i were go...
Would you waiting for me???

And...
Would you always be my angel love???

Kepada hujan..

Rinai hujan menari dipagi ini...

Bernyanyi lirih menutup mentari...

Lirih,pedih dan nyeri senandungnya...

Seperti senandung hatiku yang merindumu...

Hujan...

Apakah dia merasakan juga rindu ini?...

Hujan...

Apakah dia mengingatku saat ini?...

Hujan...

Sampaikan rasa rindu ini kepadanya lewat tarian indahmu pagi ini...




Jakarta..08 april 2011
4 u that i always miss..